Jakarta, bimasislam—Data merupakan instrument penting dalam penyusunan program. Tanpa data yang akurat, penyusunan program tidak bisa tepat sasaran, bahkan bisa tidak tercapai tujuannya. Untuk itulah, data harus diperoleh secara akurat agar program-program kerja bisa tepat sasaran.
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, pada pembukaan acara Verifikasi Data Ditjen Bimas Islam, Rabu (28/10), bertempat di ruang siding Ditjen PHU. Kegiatan ini merupakan rangkaian penyusunan buku Bimas Islam dalam Angka.